1.Air.
Air menjadi media utama dalam
dalam proses mencuci motor. Perhatikan kondisi air yang digunakan, apakah
terlihat keruh atau kotor? Berpasir (mengandung pasir?). Jika salah satu
kriteria tadi ada pada air tersebut, maka air tersebut tidak disarankan digunakan
untuk mencuci motor. Jika air itu keruh dan kotor, (misalnya air kali, air
sungai, air kolam). maka tentunya bukannya motor kita jadi makin bersih, malah
kotorannya makin bertambah. Tanpa kita sadari bahwa air yang keruh juga
mengandung kotoran walaupun sangat halus. Lama kelamaan kotoran akan mengendap
dan akan “nimbun” dimotor kita, hal ini bisa kita lihat indikasinya pada body
motor kita yang cenderung semakin lama semakin kusam dan buram.
2.Peralatan mencuci.
Dikala kita mencuci motor di
tempat cuci motor, umumnya peralatannya sudah banyak yang menggunakan
compressor/steam wash. Namun jika kita mencuci dirumah atau ditempat tinggal
sendiri biasanya cukup dengan alat-alat lap kain halus
(misalnya bekas kaos dalam)/kanebo, ember, selang air, sikat dan sabun. Namun
ada juga yang punya alat/mesin steam wash sendiri khusus mencuci sepeda motor,
biasanya ukurannya kecil paling nggak sampai 600 watt, dan tentunya daya
semprotnya juga nggak terlalu tinggi, disamping itu ada kelemahan dari alat
ini, alat ini harus disambungkan dengan kran dimana airnya berasal dari bak
penampungan/toran dan tempat airnya sendiri harus tinggi lokasinya, supaya
tekanan air lebih besar, dan alat ini tidak bisa menyedot air hanya dari
wadah/ember biasa, kata tukang jualannya juga bilang nggak bakal kuat narik,
dan tekanan airnyapun kecil. Ada juga alat cuci ukuran sedang, kira-kira
beratnya 12 kg, yang pernah saya tahu adalah merk dari Italy dan Korea (lupa
merk-nya), bahkan ini lebih khusus untuk mencuci kendaraan roda empat, mengingat
tekanan air yang dikeluarkan cukup kuat, bahkan bisa dipakai untuk membersihkan
kolam renang, kamar mandi, lantai terutama untuk membersihkan kotoran dan
lumut, dan juga alat ini bisa menyedot air hanya dari wadah/ember biasa tanpa
disambungkan ke kran air dari toran air, tentunya akan lebih praktis dan
lumayan hemat dibandingkan dengan alat yang pertama tadi. Untuk urusan harga
alat-alat cuci tersebut, untuk ukuran kecil harga barunya rata-rata dijual Rp.
400 ribu s/d 1 juta, untuk yang ukuran sedang rata dijual Rp. 1.5 juta s/d 3
juta tergantung merk. Terlepas dari apakah kita pakai steam wash atau cukup
pake ember aja, disarankan untuk menyeka air and sabun gunakan 2 tipe
lap/kanebo. Satu untuk mengelap bagian yang halus seperti body, tangki dan
kaca/mika lampu dan yang kedua untuk mengelap bagian velg, ban, mesin
dll. Diusahakan pada saat mencuci jangan sampai masing-masing kanebo bertukar
fungsi, ini menjaga agar bagian yang halus (Body, tangki, lampu) tidak
baret-baret, karena jika kita menggunakan satu lap/kanebo maka kotoran-kotoran
seperti tanah, aspal atau pasir dari ban, velg dan sektor kaki-kaki
dikhawatirkan akan menempel, merusak bagian yang halus lainnya.
Sabun yang kita gunakan juga mustinya jangan sembarangan, gunakan sabun yang sesuai
untuk mencuci kendaraan, jangan gunakan sabun untuk mencuci pakaian misalkan
sabun colek atau Rinso, hati-hati dalam hal penggunaan minyak tanah,
umumnya orang menggunakan minyak tanah untuk menghilangkan bekas aspal, oli dan
kotoran yang lengket dimesin atau body. Untuk bagian tertentu seperti rantai
mesin disarankan tidak menggunakan minyak tanah, mengingat bagian ini terdapat
komponen karet, sehingga dikhawatirkan karetnya akan menjadi rusak. Gunakan
juga sikat hanya untuk bagian tertentu saja seperti mesin, velg dan ban.
3.Cara mencuci.
Mencuci yang baik yakni mulai
dari bagian bawah ke atas, mulai dengan membasahi seluruh permukaan motor,
setelah itu mulailah menggosok bagian kaki-kaki dan bagian mesin, baru setelah
itu bagian body atau tangki dan lampu Untuk proses mengeringkan, mulailah dari
bagian atas turun ke bagian bawah, dengan tujuan bagian yang sudah kering tidak
kena air lagi sewaktu mengelap bagian atas. Untuk bagian ban, setelah dicuci
bersih, agar lebih terlihat mengkilat bisa kita gunakan semir ban, banyak merk
dipasaran mulai yang murah sampai yang mahal sekalipun, namun saya pernah juga
mencoba menggunakan minuman Coca Cola sebagai pengganti semir ban, cukup
setengah botol ukuran biasa, , oleskan dengan menggunakan kuas, atau kanvas
besar ke bagian ban. Lumayan mengkilap bisa sampe semingguan.
0 komentar:
Posting Komentar